Super Junior’s Heechul Responds to Antis on Twitter


Dalam sebuah wawancara GQ, Heechul berkata, “Tentu saja aku juga mempunyai banyak masalah dengan perusahaan. Tapi aku pikir tidak perlu untuk mengadukan hal itu di depan publik. Jujur saja, apakah aku menghasilkan uang yang sedikit? Tidak. Mereka berbicara tentang kontrak budak dimana2 sekarang. Tapi yang lucu adalah, budak seperti apa yang bisa membelikan rumah untuk orangtuanya? Budak seperti apa yang mempunyai sebuah mobil? Budak seperti apa yang punya waktu untuk minum2?”

Beberapa Cassie yang membaca hal ini berasusmi bahwa komentar ini ditujukan untuk JYJ. Walaupun Heechul tidak menghiraukan beberapa serangan yang ditujukan kepadanya, tapi sepertinya ida sudah mencapai batas kesabarannya; kamarin, dia me-retweet satu dari banyaknya tweet yang dialamatkan kepadanya dan berkomentar, “Wow, kamu memang tidak bisa berbicara sopan…”

Isi dari serangan tweet itu tertulis, “Jangan menyangkal, apakah kamu membuang akal sehatmu ke sungai Han?? Atau apakah kamu menjualnya ke pasar?? Kenapa kamu ikut campur dalam urusan yang tidak seharusnya kau campuri, dasar kau budak ㅡㅡ Ah… Apakah boss mu menyuruhmu untuk mengatakan sesuatu seperti itu karena kamu adalah budaknya?? Kenapa kamu tidak diam saja dan berada di tengah2??”

Hal yang Heechul tidak suka adalah tata cara berbicara orang tersebut. Saat ELF melihat RT ini, mereka lasngung menyerbu dan balik menyerang twitter pelaku. Dia lalu cepat2 minta maaf dan berkata, “Hak ku untuk menulis isi tweetku. Tapi maaf karena aku terlalu kasar. Aku tidak menyangka dia akan me-RT. Maaf karena aku terlalu kasar kepada Heechul dan maaf karena aku bertindak tanpa memikirkan akibatnya. ㅠ Maaf~ Pikirkan ini seperti aegyo. Heechul, aku minta maaf, mari perbaiki semuanya. Maaf. ㅠ” dan menghapus semua tweet serangan yang ditujukan pada Heechul. Selain itu, dia juga telah menghapus account-nya di twitter.

Lalu, tak lama setelah itu, Heechul menulis sebuah tulisan yang cukup panjang di twitternya…

“Khawatir tentang negara, masyarakat, dan ekonomi pada saat itu. Saat kalian mempunyai waktu untuk membaca balasan di internet, bacalah sebuah artikel berita.. Apa intinya jika kalian bisa membaca tapi tidak mengerti apa yang kalian baca.. Kalian tidak memiliki waktu mulai dan selesai dan itu semua tidak logis. Jika kalian hanya tetap berdiam, setidaknya kalian akan menjadi rata2. Arf arf~”

“Aku ragu bahwa negara peduli tentang aku atau kalian semua. Bahkan, aku tidak tahu jika mereka akan melihat postingan ini. Mereka hanya berkata akan bagus jika aku berkata iya dan berkata tidak jika aku berkata tidak.. Kalian semua bertindak seperti kalian adalah juru bicara untuk semua negara.”

“Apakah kalian pernah mencoba melakukan suatu hal yang baik untuk orangtua kalian saat kalian mempunyai waktu untuk menghina/mengejek seseorang? Nyalakan lampu dalam kamar kalian dan rancanglah masa depan kalian. Tapi aku rasa aku hanya seperti kekanak-kanakan untuk melawan orang2 yang *mian* “pup” (dlm artian menghina).. Jika kalian ingin “pup”, pergi dan lakukanah di toilet kalian.”

“Juga, mata merah kalian yang tidak mempunyai apa2 untuk menyerang. Aku rasa kalian tahu kalian salah, karena saat sesuatu hal keluar kalian membuatnya menjadi sesuatu yang besar dan gila… Kalian adalah bagian dari publik dan kalian adalah bagian dari negara, tapi kalian bukanlah keseluruhan dari publik ataupun seluruh negara.”

“Aku bisa melakukan hal yang baik untuk orangtuaku, dan aku bersyukur bahwa aku bisa menyebut sesuatu sebagai milikku.. Apakah aku terlihat seperti budak di mata kalian? Aku yakin semua orang yang pernah berada dalam suatu grup/masyarakat tidak berpikir begitu. Aku tidak tahu jika kalian akan melihat ini atau tidak, tapi aku ingin berterima kasih kepada semua orang2 tersebut ^-^”

“Biarkan aku bertanya kepada semua publik. Apakah aku terlihat seperti seorang budak? Apakah aku tidak terlihat bebas? Sebelum menjadi seorang selebriti, aku seperti laki-laki yang lain dan aku melakukan kerja paruh waktu dan kerja full-time. Aku tidak tahu jika ini karena aku telah berada dalam masyarakat untuk beberapa waktu, tapi aku bersyukur akan apa adanya diriku sekarang.”

 

Source: @1226EunJin and @Heedictator

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s